Pages

Sabtu, 27 Juli 2013

MUSEUM SANGIRAN SRAGEN JATENG

Museum sangiran adalah salah satu museum arkeologi terlengkap di asia, awal mula keberadaan museum ini dari seorang ahli arkeologi berkebangsaan jerman Von Konigswald, yang tertarik dengan sisa fosil manusia purba yang membatu di kawasan sangiran, memulai penelitian pada awal tahu 1930 dengan menyelidiki fosil manusia purba yang berada di desa krikilan, dengan tujuan pengumpulan sisa tulang belulang baik dari manusia purba, hewan purba dan tumbuhan zaman purba serta berlanjut hingga pada tahun 70 an, semua fosil tersebut dikumpulan pada sebuah tempat di desa krikilan sehingga terpikirlah oleh peneliti untuk membuat sebuah museum arkeologitepatnya pada awal tahun 1980 an.

Pada saat itu kawasan museum sangiran dibangun di desa krikilan tak jauh dari tempat tinggal kepala desa, luas keseluruah lingkup banguanan tak lebih dari 0,1 hektar mengingat bersarnya minat masyarakat mengenai museum, seiring waktu, museum sangiran  dipugar hingga dua kali pembangunan dan perluasan, total hingga sekarang, luas banguan museum telah mencapai 1,7 hektar dari taman hingga puluhan ruangan.

Sebuah penghargaan dari semua pengabdian puluhan tahun bagi para arkeologi dan masyarakat setempat, ketika masyarakat dunia mengakui lewat unesco salah satu organisasi yang bernaung dibawah pbb yang memberikan tanda dan terimakasi dengan menetapkan museum sangiransebagai salah satu warisan dunia yang dilindung karena kekayaan fosil manusia purba yang banyak di temukan di daerah ini.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar